Tag: packing aman

Strategi Packing Aman Dengan JNE Express

Strategi Packing Aman JNE Express

Kamu pasti pernah dong, barang yang dikirim tiba-tiba rusak atau pecah saat sampai tujuan? Nah, hal ini biasanya terjadi karena packing yang kurang aman. Kalau pakai JNE Express , ada beberapa strategi ijx-log.com sederhana tapi efektif supaya barangmu sampai selamat. Yuk, simak!

1. Pilih Kemasan yang Tepat

Sebelum packing, hal pertama yang harus diperhatikan adalah kemasan. Jangan cuma asal pakai kardus atau plastik, tapi sesuaikan dengan jenis barang yang dikirim. Misalnya:

  • Barang elektronik → kardus tebal + bubble wrap

  • Pakaian → plastik zipper + kardus tipis

  • Barang pecah belah → kardus tebal + bubble wrap + kertas koran

Pilih kardus yang ukurannya pas. Jangan terlalu besar karena barang bisa bergerak di dalamnya, dan jangan terlalu kecil karena bisa tertekan.

 BACA JUGA : https://www.ijx-log.com/ninja-xpress-tips-menghindari-paket-tertunda/

2. Gunakan Pelindung Ekstra

Untuk barang yang mudah pecah, pelindung ekstra wajib banget. Kamu bisa pakai:

  • Bubble wrap, untuk menahan guncangan

  • Kertas koran atau kertas tisu, untuk mengisi celah kosong

  • Styrofoam, untuk barang berat yang rapuh

Pastikan seluruh permukaan barang tertutup pelindung supaya aman dari benturan saat perjalanan.

BACA JUGA : https://www.ijx-log.com/pengalaman-mengirim-paket-lewat-pos-indonesia-kilat-khusus/

3. Packing dengan Teknik yang Benar

Gak cuma bahan kemasan, teknik packing juga penting. Contohnya:

  • Letakkan barang paling berat di bawah kardus

  • Barang rapuh di tengah, dikelilingi bahan pelindung

  • Jangan isi kardus terlalu penuh, tapi juga jangan kosong

Kalau packingnya rapi, risiko barang rusak bisa diminimalkan.

4. Label dan Instruksi Khusus

Kalau barangmu termasuk barang rapuh atau harus hati-hati, tulis label “Fragile” atau “Hati-hati Pecah”. JNE Express biasanya akan lebih berhati-hati kalau ada instruksi khusus. Jangan lupa tulis alamat lengkap dan nomor kontak penerima supaya kiriman sampai tepat waktu.

5. Pilih Layanan JNE yang Sesuai

JNE punya berbagai layanan: REG, YES, OKE, Trucking, dan lain-lain. Pilih layanan sesuai kebutuhan:

  • Kalau barang penting dan cepat sampai → YES

  • Kalau barang standar, aman → REG

  • Untuk kiriman besar → Trucking

Dengan memilih layanan yang tepat, barangmu lebih terjamin sampai dengan kondisi baik.

6. Periksa Berat dan Dimensi

Sebelum kirim, cek kembali berat dan ukuran kardus. Kadang-kadang berat lebih dari perkiraan dan bikin biaya kirim jadi mahal. JNE biasanya menimbang ulang saat penerimaan, jadi lebih baik timbang sendiri dulu supaya tidak kaget.

7. Dokumentasi Pengiriman

Satu hal yang sering terlupakan adalah dokumentasi. Ambil foto barang sebelum dikemas, setelah dikemas, dan resi pengiriman. Ini penting kalau terjadi masalah klaim kerusakan atau hilang. Foto jadi bukti nyata barang dikirim dalam kondisi baik.

8. Tips Tambahan dari Pengalaman

Beberapa tips tambahan supaya packingmu lebih aman:

  • Jangan pakai kardus bekas yang rusak

  • Tutup kardus dengan lakban tebal semua sisi

  • Jika kirim barang cair, gunakan botol rapat dan bungkus plastik anti bocor

  • Jangan lupa cek peraturan JNE untuk jenis barang yang dilarang dikirim

Dengan langkah-langkah ini, pengiriman lewat JNE Express bakal lebih aman, cepat, dan minim risiko kerusakan.


Kesimpulan:

Packing aman itu kunci supaya barang sampai tujuan dengan selamat. Mulai dari pilih kemasan yang tepat, gunakan pelindung ekstra, packing dengan benar, beri label, pilih layanan JNE yang sesuai, cek berat & dimensi, sampai dokumentasi pengiriman. Semua ini bikin pengalaman kirim barang lebih tenang dan praktis.

Tips Packing Aman Barang Elektronik TIKI Express

Mengirim barang elektronik ijx-log.com memang nggak bisa asal. Salah sedikit saat packing, risiko rusak bisa bikin rugi. Apalagi kalau kirim pakai jasa ekspedisi seperti TIKI Express, packing yang aman itu wajib banget. Nah, biar barang elektronik kamu sampai tujuan dengan selamat, simak tips lengkap packing aman berikut ini.

Kenapa Packing Elektronik Itu Nggak Boleh Asal?

Barang elektronik itu sensitif. Getaran, benturan, atau tekanan berlebih bisa bikin komponen di dalamnya rusak. Makanya, sebelum kirim lewat TIKI Express , kamu perlu perlakuan khusus. Dengan packing yang tepat, risiko kerusakan bisa ditekan semaksimal mungkin dan barang tetap aman sampai tangan penerima.

Pilih Kardus yang Tebal dan Kuat

Langkah pertama yang nggak boleh dilewatkan adalah memilih kardus. Jangan pakai kardus bekas yang sudah lembek atau penyok. Pilih kardus tebal, kaku, dan ukurannya pas dengan barang elektronik kamu. Kardus yang terlalu besar bikin barang gampang bergeser, sementara yang terlalu kecil bisa menekan isi di dalamnya.

Bungkus Pakai Bubble Wrap Berlapis

Bubble wrap adalah sahabat terbaik barang elektronik. Bungkus barang secara menyeluruh, minimal dua sampai tiga lapis. Pastikan semua sisi tertutup, terutama bagian sudut yang paling rawan benturan. Kalau barang punya layar seperti TV atau monitor, tambahkan lapisan ekstra di bagian depan.

BACA JUGA : https://www.ijx-log.com/ninja-xpress-tips-kirim-paket-besar-cepat-dan-aman/

Lepas Aksesoris dan Kabel Terlebih Dulu

Sebelum packing, lepaskan semua aksesoris seperti kabel, charger, atau remote. Bungkus terpisah lalu satukan kembali dalam satu paket. Cara ini mencegah aksesoris menekan atau menggores barang utama selama proses pengiriman TIKI Express.

Tambahkan Pelindung Tambahan di Dalam Kardus

Selain bubble wrap, kamu bisa pakai pelindung tambahan seperti styrofoam, busa, atau kertas remas. Isi semua ruang kosong di dalam kardus agar barang tidak bergerak. Semakin minim pergerakan, semakin kecil risiko rusak saat pengiriman.

Segel Kardus dengan Lakban Kuat

Jangan pelit lakban. Tutup semua sisi kardus dengan lakban tebal dan kuat. Gunakan metode silang di bagian atas dan bawah kardus supaya lebih kokoh. Pastikan tidak ada bagian terbuka yang bisa membuat kardus terbuka di tengah jalan.

Beri Label “Fragile” yang Jelas

Meskipun kelihatannya sepele, label “Fragile” atau “Mudah Pecah” sangat membantu. Tempelkan di beberapa sisi kardus agar mudah terlihat. Dengan begitu, pihak TIKI Express bisa lebih berhati-hati saat menangani paket elektronik kamu.

Pilih Layanan TIKI Express yang Sesuai

TIKI Express punya beberapa pilihan layanan pengiriman. Untuk barang elektronik, sebaiknya pilih layanan yang lebih cepat dan aman. Jangan lupa pertimbangkan asuransi pengiriman agar kamu lebih tenang kalau terjadi hal yang tidak diinginkan.

Cek Ulang Sebelum Dikirim

Sebelum menyerahkan paket ke TIKI Express, cek ulang packing kamu. Goyangkan sedikit kardus, kalau masih terasa ada pergerakan di dalam, berarti packing belum maksimal. Tambahkan pelindung sampai benar-benar aman.

Kesimpulan

Packing aman adalah kunci utama saat mengirim barang elektronik lewat TIKI Express. Dengan kardus kuat, bubble wrap berlapis, pelindung tambahan, dan label yang jelas, risiko kerusakan bisa diminimalkan. Jangan lupa pilih layanan pengiriman yang tepat supaya barang elektronik kamu sampai dengan aman dan selamat.

Tips Packing Barang Pecah Belah TIKI Express

Tips Packing Barang Pecah Belah TIKI Express

Mengirim barang pecah belah bisa bikin deg-degan, apalagi kalau barangnya mahal atau gampang rusak. Tapi tenang, dengan cara packing yang benar, barang kamu bisa sampai tujuan aman. Kali ini, ijx-log.com kita bahas tips packing barang pecah belah khusus buat kamu yang mau kirim pakai TIKI Express.


1. Pilih Kardus yang Tepat

Pertama, pastikan kardus yang kamu pakai cukup kuat. Jangan pakai kardus bekas yang udah sobek atau tipis banget. Kardus yang tebal dan masih kokoh bakal bantu melindungi barang dari benturan saat perjalanan.

Tipsnya, pilih kardus single wall untuk barang ringan dan double wall buat barang berat atau super pecah belah. Kalau bisa, pakai kardus yang ukurannya pas sama barang supaya nggak goyang di dalam.

BACA JUGA : https://www.ijx-log.com/sicepat-express-layanan-paket-aman-dan-cepat/

2. Lapisi dengan Bubble Wrap

Ini wajib! Semua barang pecah belah harus dibungkus bubble wrap. Semakin tebal lapisan bubble wrap, semakin aman. Pastikan seluruh permukaan barang tertutup rapat, termasuk sudut dan bagian yang mudah retak.

Kalau punya, bisa tambahin kertas koran atau foam di antara barang supaya nggak geser. Jangan lupa, buat barang yang bentuknya nggak biasa, potong bubble wrap sesuai bentuk biar menempel sempurna.


3. Gunakan Pembatas atau Sekat

Kalau kamu kirim lebih dari satu barang dalam satu kardus, pastikan ada pembatas antar barang. Bisa pakai kardus tambahan, busa, atau kertas tebal. Tujuannya supaya barang nggak saling bertabrakan saat diangkut.

Ini penting banget kalau kamu kirim gelas, piring, atau benda berbahan kaca. Tanpa sekat, risiko pecahnya tinggi meskipun barang udah dibungkus bubble wrap.


4. Isi Celah Kosong

Setelah barang ditempatkan, cek apakah ada celah di kardus. Kalau ada, isi dengan paper shred, koran, atau styrofoam. Celah kosong bisa bikin barang bergerak, dan itu bisa bikin pecah.

Jangan asal isi juga. Pastikan isian cukup padat tapi nggak menekan barang. Intinya, barang harus “nggak goyang” di dalam kardus.


5. Tutup Kardus dengan Rapat

Tutup kardus pakai lakban tebal. Rekatkan semua sisi, termasuk bagian bawah kardus. Buat barang pecah belah, bisa tambahkan lakban ekstra di sudut kardus supaya lebih kuat.

Kalau mau lebih aman, bisa kasih tanda FRAGILE / HANDLE WITH CARE di kardus supaya kurir TIKI Express ekstra hati-hati saat mengangkat.


6. Pilih Layanan TIKI Express yang Tepat

TIKI punya beberapa layanan ekspres, seperti Reguler, ONS (Over Night Service), dan SDS. Kalau barang pecah belah, mending pilih yang lebih cepat sampai, misalnya ONS atau SDS. Semakin cepat perjalanan, risiko benturan atau kerusakan berkurang.

Jangan lupa, cek berat dan ukuran kardus sebelum kirim supaya nggak ada masalah di TIKI.


7. Asuransi Pengiriman

Ini opsional tapi penting. Kalau barang mahal atau susah diganti, ambil asuransi pengiriman. TIKI Express menyediakan asuransi biar kamu tenang kalau terjadi kerusakan atau kehilangan.

Biar nggak ribet, simpan bukti packing dan foto barang sebelum dikirim. Kalau terjadi klaim, bukti ini bakal sangat membantu.


8. Tips Tambahan

  • Hindari menumpuk kardus terlalu tinggi saat dikirim.

  • Jangan simpan barang pecah belah di tempat lembap.

  • Pastikan alamat dan nomor telepon penerima jelas supaya proses pengiriman lancar.


Mengirim barang pecah belah lewat TIKI Express nggak perlu panik. Asalkan mengikuti tips packing di atas, peluang barang sampai tujuan utuh jauh lebih tinggi. Kuncinya cuma tiga: kardus kuat, lapisan pelindung tebal, dan isi kardus padat tapi aman.